Flying Tea, Sensasi Melayang Bebas di Atas Perkebunan Teh Subang

Pernahkah Anda bayangkan bagaimana rasanya menjadi burung yang melayang-layang diantara perkebunan teh ? Sensasi itu tak lama lagi bisa Anda alami di perkebunan teh Ciater, Subang. Flying Tea, demikian nama atraksi wisata baru yang akan dibuka PTPN VIII Kebun Ciater, Subang. Para penggemar wisata petualangan akan diajak tandem menggunakan paralayang atau paramotor terbang bebas diantara perkebuanan teh di kaki gunung Tangkuban Parahu.

Diki, pengurus koperasi PTPN VIII Kebun Ciater sekaligus pengelola wisata Flying Tea mengungkapkan, pihaknya bekerjasama dengan Lanud Husein Sastranegara dan Federasi Aero Sport indonesia (FASI) kota Bandung sudah mulai menyiapkan lokasi paralayang ini sejak 3 bulan yang lalu.
paralayang subang ptpn ciater.

“Tujuan awalnya sebenarnya memfasilitasi dan mendukung pengembangan paralayang di daerah Subang kaitannya untuk mencari atlet potensial daerah ini,” ujarnya.

“Baru tujuan keduanya selain pemberdayaan atlit paralayang, adalah untuk dijadikan atraksi wisata. Kebetulan lokasi landasan paralayang ini diapit oleh 2 obyek wisata utama daerah ini yaitu Sari Ater dan Tangkuban Parahu, “jelasnya.

Namun saat ini atraksi wisata ini belum dibuka untuk umum, Diki mengatakan pihaknya masih melakukan berbagai persiapan untuk melaunching wisata dirgantara ini.

“Masih dalam tahap persiapan, mudah-mudahan bulan Februari ini atau secepatnya bisa dibuka untuk umum,” jelasnya.

Sementara itu pembina FASI kota Bandung Mayor Anis Azhar mengungkapkan selain membina atlet kota Bandung pihaknya juga ingin mengembangkan potensi masyarakat sekitar Subang untuk menjadi atlet olahraga dirgantara.
paralayang ptpn ciater

“Awalnya kami ingin mencari alternatif tempat lain untuk latihan selain juga mencari potensi atlet di daerah Subang. Dan kita pilih di sini selain tempatnya memadai juga didukung pula pihak PTPN VIII, “katanya.

Start point wisata paralayang ini berada di puncak bukit Alpina 1 atau masyarakat sekitar menyebutnya bukit Santiong. Nantinya para pengunjung yang hendak menuju lokasi paralayang harus melakukan reservasi di Pabrik teh PTPN VIII Ciater.

Selain terdapat fasilitas wisata paralayang dan paramotor yang segera dibuka untuk umum, PTPN VIII Ciater juga mengelola Agrowisata menarik lainnya seperti Museum teh, kunjungan ke Pabrik pengolahan teh, Cafe, Villa-vila ditengah perkebunan teh dan menawarkan keindahan alam Curug Sadim dan Curug Mandala di kaki Gunung Tangkuban Parahu.

Sumber : kotasubang.com

Leave Comment