ASIAN AFRICAN CARNIVAL

Asian African Carnival

Asian African Carnival telah menjadi sebuah event unik Kota Bandung yang dijuluki sebagai Capital of Asia Africa karena menjadi tuan rumah dari Konferensi Asia Afrika tahun 1955. Event carnival yang acara utamanya adalah parade dari negara-negara Asia Afrika di sepanjang jalan bersejarah dimana puluhan tahun yang lalu berbagai negara dari kedua benua bertemu.

Sejak 1955 Kota Bandung dijadikan Ibu Kota Asia Afrika, sebutan yang menjadi kebanggaan bagi masyarakatnya. Bandung bukan saja tempat berkumpulnya orang dari berbagai daerah, tapi sebuah tempat yang selalu menjadi inspirasi yang mengesankan.

Di tahun 2018 ini, Asia Africa Week akan membawa Warga Bandung semua untuk mengingat dan merayakan kebersamaan dalam perbedaan, sinergitas dalam kebhinekaan, dan kekuatan dalam keberagaman. Asia Africa Week 2018 menyajikan acara-acara menarik dan mengajak Wargi Bandung semua untuk ikut serta di berbagai kegiatan yang ada didalamnya.

Berbeda dengan tahun tahun sebelumnya, Asian African Carnival kali ini kami menggunakan 2 panggung utama yang ditempatkan di ruas Jl. Braga Pendek dan Jl. Soekarno, dengan adanya 2 panggung utama ini diharapkan dapat mengakomodir kebutuhan semaraknya sebuah kegiatan. Dengan melibatkan artist nasional Asian African Carnival kali ini memberikan kesan semarak yang berbeda.

Tak hanya perwakilan negara sahabat, Asian African Carnival 2018  menghadirkan pula perwakilan dari daerah-daerah lain di Nusantara, serta perwakilan komunitas dan kelompok pelajar. Mereka berjalan melalui rute sepanjang kira-kira 1,3 Km dari Gedung Merdeka yang menuju ke Jl. Dr. Ir. Sukarno dan Jl. Naripan, hingga nantinya kembali ke titik awal setelah melewati Jl. Lengkong Besar.

 

“Peringatan Konferensi Asia Afrika bisa menjadi salah satu pendorong meningkatkan wisatawan. Tahun depan, kegiatan ini tetap berlangsung, berharap terus berpromosi,” kata Eshty dalam sambutannya membuka Karnaval Asia Afrika di Bandung, Sabtu 28 April 2018.

 

 

 

 

Leave Comment